Pages

Subscribe:

Jumat, 02 Desember 2011

Gol Pepe Selamatkan Juve

Duel Napoli vs Juventus, berkesudahan 3-3 (foto: AP Photo)
Duel Napoli vs Juventus, berkesudahan 3-3 (foto: AP Photo)
NAPLES - Sempat unggul dua gol di babak pertama akhirnya Napoli harus puas bermain imbang 3-3. Di babak kedua Juventus menunjukkan mental juara dengan berhasil menciptakan tiga gol balasan.

Babak pertama Napoli mampu unggul 2-0 atas Juve, lewat gol Marek Hamsik ment ke 23 dan Goran Pandev di menit 41. Kemudian di babak kedua Juve membalas dengan gol Alessandro Matri (48), Marcelo Estigarribia (72'), dan Simone Pepe (80). Sedangkan tuan rumah, hanya sekali mencetak gol di paruh kedua lewat Pandev (68').

Juventus sebagai pemuncak klasemen Serie A datang ke San Paolo dengan formasi ideal mereka 4-3-3- dan kali ini La Vechia Signora tanpa gelandang Claudio Marchisio. Sedangkan Napoli kali ini mengandalkan formasi 3-4-2-1 dan tanpa striker andalannya Edinson Cavani.

Babak Pertama

Laga tunda giornata 11 akibat banjir ini diawali dengan permainan cepat Juventus sebagai tim tamu dengan menekan pertahanan Napoli di tujuh menit awal pertandingan. Tapi pertahanan Naopli masih cukup bagus dengan bersabar menahan gempuran dari Juve.

Namun petaka bagi Juve terjadi setelah Andrea Pirlo mengganjal pemain Napoli di kotak terlarang. Beruntung, Marek Hamsik gagal memanfaatkan kesempatan keduanya mengeksekusi tendangan penalti. Sebab sebelumnya, Hamsik juga mengeksekusi di percobaan pertama dan masuk, namun sayang wasit Tagliavento memutuskan untuk mengulang tendangan penalti.

Hamsik membayar kesalahannya dengan mencetak gol pembuka di menit ke 23. Berawal dari tendangan bebas, kemudian disambut dengan sundulan Cristian Maggio. Namun bola tidak langsung mengarah ke gawang, melainkan bola tersebut diperuntukkan ke Hamsik yang berdiri bebas di sisi kanan gawang Gianluigi Buffon. Hamsik tak menyia-nyiakan dengan menyundul bola itu ke gawang Juve, sehingga mengubah skor menjadi 1-0 untuk Napoli.

Unggul 1-0 tak lantas membuat tim tuan rumah mengendurkan serangan, bahkan lebih brutal dari upaya Juve di awal pertandingan. Bahkan I Partenopei tak memberikan kesempatan sedikitpun untuk BIanconeri bermain berkembang. Selain itu permainan agak sedikit kasar diperagakan para pemain Napoli, sehingga memancing para pemain Juve untuk membalas.

Akhirnya gol kedua Napoli tercipta, kali ini lewat kesalahan Pirlo yang membuang bola secara  tak sempurna, sehingga bola tersebut membentur pemain Napoli yang sekaligus berjalan ke arah Goran Pandev yang lolos dari jebakan offside. Tanpa ampun Pandev yang diberi kepercayaan untuk menjadi starter berhasil memaksa Buffon memungut bola dari gawangnya untuk kali kedua. 2-0 untuk keunggulan Napoli.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Juve kembali menguasai jalannya pertandingan. Beberapa usaha mereka lewat umpan umpan pendek, sedikit membuat ciut lini pertahanan Napoli.

Alhasil, menit ke 48, Alessandro Matri memperkecil kedudukan menjadi 2-1, setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Arturo Vidal. Matri yang berdiri bebas tanpa kawalan dengan mudah menjebol gawang Morgan De Sanctis. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Napoli.

Ancaman kembali terjadi kali ini tendangan keras Mirko Vucinic dari sisi kanan pertahanan Napoli masih mampu ditepis De Sanctis. Begitu juga dengan usaha dari tim tuan rumah, kali ini tendangan keras Lavezzi masih bisa diamankan Buffon.

Napoli kembali memperbesar keunggulannya lewat gol kedua Pandev di menit ke 68. Bermula dari serangan balik yang dilakukan oleh Maggio dengan cemerlang memberikan umpan ke mulut gawang Buffon.

Bonucci yang mengawal Pandev gagal menghalau bola dan akhirnya dikuasai Pandev tanpa menyentuh tanah. Sambil berbalik arah bola langsung dilesakkan dengan keras ke sudut kiri gawang Buffon. Skor 3-1 untuk keunggulan Napoli.

Juve membalas. Kali ini lewat gol Marcelo Estigarribia di menit ke 72. Umpan Crossing Vidal sempat mampir ke kepala Matri sehingga mengubah arah bola dan menghampiri Estigarribia yang sedang berdiri bebas. Dengan mudah pemain Timnas Paraguay tersebut menaklukkan De Sanctis. Skor 3-2 masih untuk keunggulan Napoli.

Gol penyeimbang Juve akhirnya muncul di menit ke 80, kali ini lewat aksi brilian Simone Pepe yang menggiring bola dari lini pertahanan Bianconeri hingga berhasil menerobos kokohnya lini pertahanan Napoli. Bola sempat ia sodorkan ke Estigarribia namun terbentur dan kembali ke kaki Pepe. Akhirnya dia langsung berinisiatif untuk melesakkannya sendiri dan berbuah gol ketiga bagi Juve, sekaligus membuat keadaan imbang menjadi 3-3 untuk kedua kubu.

Skor 3-3 ternyata bertahan hingga pertandingan usai. Dengan hasil ini maka Juventus harus puas dengan tambahan satu poin dengan mengoleksi 26 poin. Berbeda dua poin atas AC Milan yang memiliki nilai 24 yang berada di posisi kedua. Sedangkan bagi Napoli telah berhasil mengoleksi 17 poin dan naik ke posisi keenam.


Susunan Pemain:

NAPOLI: 1. M. De Sanctis, 6. S. Aronica (Fernandez 76'), 18. C. Zuniga (Dossena 87'), 28. P. Cannavaro, 14. H. Campagnaro, 11. C. Maggio, 23 W. Gargano, 88. G.Inler, 17. M. Hamsík, 29. G. Pandev (Santana 71'), 22. E. Lavezzi

JUVENTUS: 1. G. Buffon, 15. A. Barzagli, 26.S. Lichtsteiner, 19. L. Bonucci, 3. G. Chiellini, 21. A. Pirlo, 7. S. Pepe (Pazienza 86'), 22. A. Vidal, 28. M. Estigarribia, 14. M. Vucinic (Del Piero 90'), 32. A. Matri (Quagliarella 89')
(fir
 
source : okezone.com

LA Galaxy Pertimbangkan Undang Andik & Greg

Foto: Pelatih LA Galaxy Bruce Arena di konferensi pers sebelum laga kontra Indonesia Selection(Heru Haryono/okezone)
Foto: Pelatih LA Galaxy Bruce Arena di konferensi pers sebelum laga kontra Indonesia Selection(Heru Haryono/okezone)
JAKARTA - Pelatih LA Galaxy Bruce Arena mengaku bisa mempertimbangkan dua pemain, Andik Vermansyah dan Greg Nwokolo untuk diundang ke Amerika Serikat. Itu setelah dia melihat keduanya bermain dalam pertandingan antara Indonesia Selection melawan LA Galaxy di stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (30/11/2011) yang dimenangkan David Beckham cs dengan skor 1-0.

Menurut Bruce, Andik dan Greg sangat berbakat, kedua pemain tersebut menampilkan permainan yang sangat baik dalam laga persahaban tersebut.

"Nomor 21 (Andik) sangat berbakat. Banyak pemain yang tampil sangat baik, terutama nomor 21 dan nomor 10 (Greg) sangat baik," ujar Arena dalam konferensi pers seusai pertandingan, Rabu (30/11/2011).

"Kemungkinan dipertimbangkan apakah nantinya kami bisa mengundang mereka untuk memperkuat tim LA Galaxy atau setidaknya melakukan trial," tambahnya.

Mengenai evaluasi dari pertandingan tersebut, terutama apa saja kelemahan tim Indonesia Selection, Arena mengaku, tidak melihat kelemahan dalam tim besutan Rahmad Darmawan.

"Tim Indonesia memberikan perlawanan yang sangat tangguh malam ini. Ini bukan pertandingan yang mudah bagi kami, secara keseluruhan ini sangat indah," tukasnya.

"Saya tidak melihat kekurangan tim Indonesia dalam pertandingan tadi, penyerang Indonesia dan pemain belakang dan tengah bermain sangat baik," paparnya.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas keramahan dan sambutan dari warga Indonesia karena sangat menyambut ramah kami. Ini merupakan masa yang sangat indah di Jakarta," tandasnya.
(acf
 
source : okezone.com

"Akan Lebih Baik dengan Tibo, Boaz & Gonzales"

Foto: Firman Utina saat mengawal pergerakan Robbie Keane (Heru Haryono/okezone)
Foto: Firman Utina saat mengawal pergerakan Robbie Keane (Heru Haryono/okezone)
JAKARTA - Bambang Pamungkas merasa Indonesia Selection mungkin akan lebih baik bila ada Titus Bonai, Boaz Solossa dan Christian Gonzales saat menghadapi LA Galaxy pada Rabu (30/11/2011) malam di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dalam laga tersebut, Indonesia Selection kalah tipis 1-0 dari LA Galaxy lewat gol yang diciptakan Robbie Keane pada menit ke-14. Namun, pemain yang akrab disapa Bepe ini yakin, banyak pelajaran yang bisa diambil di lapangan pada pertandingan persahabatan tersebut.

"Akan lebih baik lagi kalau ada Tibo, Boas dan Christian, tapi mereka akan bermain besok (1/12/2011). Tapi, yang penting kami bisa memberikan perlawanan, meski kami kalah," ujar Bepe dalam konferensi pers seusai pertandingan, Rabu (30/11/2011).

"Banyak hal yang bisa dipelajari di lapangan, terutama soal penerapan taktik di lapangan. Ke depannya harus dikembangkan kembali, karena olahraga Indonesia sudah tertinggal dengan negara lain," tukasnya.

Sementara itu, kapten Indonesia Selection Firman Utina mengungkapkan, dirinya senang bisa bermain dengan David Beckham cs, dia yakin, dari pertandingan persahabatan ini, banyak yang bisa diambil pelajaran.

"Tadi cukup baik, kita bisa imbangi, saya senang dapat bermain dengan Beckham dan kawan-kawan, tapi saya lebih senang main dengan kawan-kawan di Timnas," tukasnya. (acf
 
source : okezone.com

Andik Abadikan Jersey Beckham

Foto: Andik Vermasnyah (Heru Haryono/okezone)
Foto: Andik Vermasnyah (Heru Haryono/okezone)
SURABAYA - Andik Vermansyah masih diselimuti euforia setelah diajak bertukar kostum dengan pemain bintang dunia, David Beckham. Saking gembiranya, bomber mungil Persebaya 1927 ini pun mengabadikan kostum tersebut.

Merasa sangat beruntung mendapatkan kaos Beckham, pemain Indonesia Selection, Andik akan mengabadikannya dalam bingkai figura. Bahkan kaus bernomer 23 ini akan dikenakan Andik saat tidur.

Setelah memperkuat timnas Indonesia selection yang dikalahkan LA Galaxy 0-1 dalam laga persahabatan, Rabu kemarin, Andik tiba di rumahnya di Jln. Kalijudan Taruna Tiga Surabaya, Jawa Timur, Kamis Sore. Kedatangan pemain mungil ini disambut orang tuanya Saman dan Jumaiyah, serta sanak saudara lainnya.

Selain bangga bisa tampil bagus bersama Indonesian Selection, Andik juga membawa kaos yang dikenakan Beckham. Menurut Andik, kaos putih bernomor punggung 23 itu akan diabadikan dalam bingkai figura bersama dengan kaos Tim Indonesia Selection. Bahkan, karena gembira, Andik mengaku tidak akan mencuci kaos tersebut dan akan dikenakannya saat tidur.

Dalam pertandingan tersebut, Andik diketahui tampil impresif dan kerap merepotkan pertahanan kubu Galaxy. Striker berjuluk ‘Lionel Messi dari Surabaya’ ini bahkan sempat mendapat tekel keras dari Beckham.

Merasa bersalah sekaligus terkesan dengan permainan Andik, mantan bintang Real Madrid dan Manchester United ini pun mengajak Andik bertukar kostum di akhir laga, padahal banyak pemain Indonesia lainnya yang mengajaknya bertukar kostum. Namun, Becks hanya bersedia bertukar kostum dengan Andik. Momen bersejarah itu bahkan dilakukan saat Becks tengah diwawancarai dan disiarkan live di televisi Nasional.
(Nur Syafei/Sindo TV/acf
 
source : okezone.com

Alasan Beckham Tukar Kaos dengan Andik

Foto: David Beckham berbicara dalam konferensi pers/Okezone
Foto: David Beckham berbicara dalam konferensi pers/Okezone
JAKARTA - David Beckham bertukar kaos dengan Andik Vermasyah seusai pertandingan antara Indonesia Selection melawan LA Galaxy di stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11/2011) yang dimenangi klub Amerika Serikat itu dengan skor 1-0.

Beckham sendiri bukan tanpa alasan bertukar kaos dengan Andik, menurut pemain berusia 36 tahun itu, Andik bermain cukup cepat selama dimainkan dalam pertandingan tersebut. Selain itu, kaos itu juga bentuk permintan maaf pemain yang akrab disapa Becks itu atas tekelnya di babak pertama kepada Andik.

"Saya merasa tidak enak karena kasar sama dia dan saya menginginkan kaosnya dia (Andik) karena dia sangat berbakat," ujar Beckham dalam konferensi pers seusai pertandingan, Rabu (30/11/2011).

Beckham juga mengatakan, pemain Indonesia sangat bagus dan cepat. Mantan pemain Manchester United ini juga menilai, Firman Utina cs memberikan perlawanan yang berat dalam pertandingan tadi.

"Tim yang kami hadapi cukup tangguh, memberikan perlawanan yang baik dan memiliki pemain yang bertalenta serta cepat. Kecepatan mereka sempat membuat kewalahan pertahanan kami," papar suami Victoria Beckham ini.

"Saya berharap, jika kami diundang lagi, kami akan datang lagi ke sini. Kami diperlakukan sangat luar biasa, dan pertandingan yang menarik," tandasnya. (acf
 
source : okezone.com

Eto'o: Banyak Pemain akan Bergabung ke Anzhi

Samuel Eto'o merasa yakin Anzhi akan datangkan banyak pemain top (foto: Getty Images)
Samuel Eto'o merasa yakin Anzhi akan datangkan banyak pemain top (foto: Getty Images)
MAKHACHKALA – Striker Samuel Eto’o sangat yakin bahwa para pemain top dunia akan tertarik untuk bergabung dengan klubnya saat ini, Anzhi Makhachkala. Eto’o juga menganggap dirinya bergabung ke Anzhi semata-mata bukan karena uang.

Selama jendela transfer musim panas Juni lalu, kepindahan Eto’o dari klub raksasa Italia, Inetr Milan ke Anzhi menjadi Headline di beberapa media, baik media cetak maupun elektronik. Tetapi dia bersikeras bahwa ketertarikannya ke Anzhi adalah untuk menerima tantangan membawa klub ini bisa berjaya di Eropa.

“Sudah waktunya saya untuk kembali berpetualang. Saya diperlukan untuk membuat klub ini berubah 90 derajat nasibnya. Untuk menghidupkan kembali saat saya masih membela Real Mallorca dan saya dibebankan untuk menjalani tantangan baru. Jadi biarkan saya bermimpi,” uajr Eto’o, seperti disitat Goal, Rabu (30/11/2011).

Tujuannya adalah dengan bertahap klub ini bermain lebih konsisten. Tak pelak, Anzhi akan membutuhkan beberapa pemain hebat untuk sampai ke Makhachkala. Menurut Eto’o yang direkrut bukan pemain sembarang.

“Ada banyak pemain yang dipanggil dan Anda akan terkejut dengan nama-nama mereka,” sambungnya. Anzhi sendiri sekarang berada di peringkat ketujuh Liga Primer Rusia yang kini sedang rehat sejenak dan akan dilanjutkan Maret tahun depan karena libur musim dingin.
(fir
 
source : okezone.com

Guti Tatap Asia

Guti Hernandez ingin bermain di Asia (foto: Daylife)
Guti Hernandez ingin bermain di Asia (foto: Daylife)
MADRID - Meski mengaku sudah pensiun dari dunia sepakbola, mantan bintang Real Madrid Guti Hernandez masih ingin terus bermain. Benua Eropa sudah bukan incarannya lagi, karena dia akan melanjutkan karier sepakbolanya ke benua Asia.

Gelandang serang 35 tahun itu sebelumnya dikabarkan merapat kembali ke La Liga, setelah setahun bermain untuk memperkuat klub Turki, Besiktas. Tapi sekarang ini dia telah mengumumkan bahwa dirinya tertarik bermain untuk salah satu klub di Asia.

“Saya ingin menjelaskan bahwa saya pensiun dari Spanyol dan Eropa. Jika saya terus bermain, maka saya akan ke Asia, sebab mimpi saya ingin pergi ke Asia dan mempelajari budaya baru,” ujar Guti, seperti disitat Yahoo Sports, Rabu (30/11/2011).

Guti merupakan salah satu pemain Real Madrid yang berkilau di Santiago Bernabeu. Selama 15 tahun (1995-2010) dia setia membela Los Blancos dengan 400 penampilannya dan telah menyumbang 46 gol.

Sedangkan di Besiktas Guti hanya membela klub Turki tersebut selama setahun. Dari 23 penampilannya bersama klub yang berjuluk The Black Eagle, julukan Besiktas Guti hanya menyumbang tujuh gol.

(fir
 
source : okezone.com